Kamis, 26 September 2013

MENGETIK 10 JARI


CARA MENGETIK 10 JARI

Cara Mengetik 10 jari menggunakan keyboard qwerty sambil melihat satu persatu huruf yang akan diketik memang sangat melelahkan, sampai-sampai kita saja bisa malas buat mengetik seperti itu terus. Untuk mengatasi hal yang melelahkan ini sebaiknya Anda belajar bagaimana cara mengetik 10 jari. Sebetulnya berlatih mengetik 10 jari itu tidak sulit, kita hanya membutuhkan caranya dan berlatih mengetik sesering mungkin. Saya dulu cara mengetiknya masih satu persatu alias 3 jari, tapi berkat latihan teknik mengetik 10 jari menggunakan mesin ketik manual, jadi kebiasaan sampai sekarang walau sekarang kita sudah beralih ke papan ketik elektronik seperti komputer, yang penting bagaimana Anda tau teknik cara mengetik 10 jari, seperti bagaimana posis letak jari-jari tangan Anda.

Oke untuk awalnya anda harus tau posisi awal jari ditempatkan. Berikut posisi awal jari ditempatkan:

 Berikut ini urutan posisi penempatan jari:


Tangan Kiri

Jari Kelingking :
Baris Pertama = ‘ dan 1
Baris Kedua = Tab dan Q
Baris Ketiga = Capslock dan A
Baris Keempat = Shift kiri dan Z
Baris Kelima = Ctrl dan Windows

Jari Manis :
Baris Pertama = 2
Baris Kedua = W
Baris Ketiga = S
Baris Keempat = X

Jari Tengah :
Baris Pertama = 3
Baris Kedua = E
Baris Ketiga = D
Baris Keempat = C

Jari Telunjuk :
Baris Pertama = 4 dan 5
Baris Kedua = R dan T
Baris Ketiga = F dan G
Baris Keempat = V dan B

Ibu Jari :
Baris Kelima = Alt kiri dan Spasi

Tangan kanan
Ibu Jari :
Baris Kelima = Alt kanan dan Spasi

Jari Telunjuk :
Baris Pertama = 6 dan 7
Baris Kedua = Y dan U
Baris Ketiga = H dan J
Baris Keempat = N dan M

Jari Tengah :
Baris Pertama = 8
Baris Kedua = I
Baris Ketiga = K
Baris Keempat = ,

Jari Manis :
Baris Pertama = 9
Baris Kedua = O
Baris Ketiga = L
Baris Keempat = .

Jari Kelingking :
Baris Pertama = 0, -, = dan BackSpace
Baris Kedua = P, [ dan ]
Baris Ketiga = , ;, ‘ dan Enter
Baris Keempat = / dan shift kanan.

Fungsi Jempol kiri dan kanan adalah untuk space bar

Untuk melatih jari adalah dengan belajar mengetik huruf secara kontinue dengan jari sesuai dengan fungsinya contoh :
Dengan membiasakan jari kelingking dengan mengetik huruf : a a a a a a a a a  dst (tidak dengan menekan terus tapi menekan dengan masing masing 1 hentakan ) maka lama-lama jari akan terbiasa.

Posisi mengetik adalah 50 cm dari layar monitor, dengan letak naskah lebih bagus disebelah kanan atau kiri dengan posisi berdiri (buat papan untuk naskah dengan jepitan) sehingga daerah mata dan pangkal leher tidak cepat pegal.

Posisi pangkal jari tangan tidak boleh menempel meja atau keyboard karena akan mempengaruh otot-otot di pundak, harus rileks dengan posisi menggantung.

JENIS - JENIS KEYBOARD

1. Jenis QWERTY
Tata letak tombol ini di temukan oleh Scholes,Glidden, dan Soule pada kisaran tahun 1878 dan kemudian menjadi standart mesin ketik pada tahun 1905.
2. Jenis DVORAK
Ketidakefisienan yg dijumpai pada tata letak tombol jenis QWERTY dicoba diperbaiki dengan tata letak DVORAK yangg dirancang kisaran tahun 1932. Tata letak tombol DVORAK menggunakan susunan papan ketik yang sama,tetapi susunannya dirubah sedemikian rupa yg membuat tangan kanan bekerja lebih banyak daripada tangan kiri.
3. Jenis Alphabetik
Tombol tombol pada papan ketik Alphabetik ini sama persih dengan tombol jenis QWERTY dan DVORAK tetapi susunan hurufnya berurutan seperti susunan huruf Alphabeth.
4. Jenis Klockenberg
Tata letak tombol ini dikembangkan dengan memasukan unsur Ergonomik atau kenyamanan kerja. Walaupun papan ketik ini tidak sepopuler seperti jenis QWENTY tetapi menggunakan tombol ini bisa mengurangi beban otot pada jari jemari dan pergelangan tangan dan mengurangi beban otot pada tangan dan bahu.
5. Jenis Palantype
Papan ketik jenis ini memiliki tiga kelompok karakter tombol. Di bagian kiri menunjukan kelompok konsonan awal sebuah sebuah kata, bagian tengah menunjukan kelompok vokal,dan bagian kanan menunjukan kelompok konsonan akhir sebuah kata. Tetapi pada papan ketik jenis Palantype ini tidak seluruh konsonan dan vokal dalam alphabet ada di tombol ini. Kita harus menggunakan kombinasi beberapa tombol yang ada.
6. Jenis Stenotype
Steno adalah jenis tulisan singkat yang sering digunakan untuk mencatat ucapan seseorang. Papan ini mempunyai kelebihan yang hampir sama dengan papan ketik Palantype
.
Mungkin itu macam-macam jenis keyboard yang dapat saya infokan,terimakasih
 
Macam-macam shortcut pada keyboard
1.      Tombol CTRL + C (berguna untuk mengkopy atau menyalin item)
2.      Tombol CTRL + X (Berguna untuk meng-Cut atau memotong item)
3.      Tombol CTRL + V (Berguna untuk mem-Paste item)
4.      Tombol CTRL + Z (Berguna untuk membatalkan suatu proses terakhir)
5.      Tombol DELETE (Berguna untuk menghapus suatu item)
6.      Tombol SHIFT + DELETE (Menghapus item yang dipilih secara permanen, item yang terhapus tidak dibuang ke dalam Recycle Bin)
7.      Tombol CTRL sambil menyeret sebuah item (Menyalin item yang dipilih)
8.      Tombol CTRL + SHIFT sambil menyeret item (Buat cara pintas ke item yang dipilih)
9.      Tombol F2 key (Ubah nama item yang dipilih)
10.  Tombol CTRL + RIGHT ARROW (Memindahkan titik penyisipan ke awal kata berikutnya)
11.  Tombol CTRL + LEFT ARROW (Memindahkan titik penyisipan ke awal kata sebelumnya)
12.  Tombol CTRL + DOWN ARROW (Memindahkan titik penyisipan ke awal paragraf berikutnya)
13.  Tombol CTRL + UP ARROW (Memindahkan titik penyisipan ke awal paragraf sebelumnya)
14.  Tombol CTRL + SHIFT dengan salah satuTombol panah (Sorot blok teks)
15.  Tombol SHIFT dengan salah satu tombol panah (Pilih lebih dari satu item dalam sebuah jendela atau pada desktop, atau pilih teks dalam dokumen)
16.  Tombol CTRL + A (Select all)
17.  Tombol F3 key (Search for a file atau folder)
18.  Tombol ALT + ENTER (View properti untuk item yang dipilih)
19.  Tombol ALT + F4 (Menutup item aktif, atau keluar dari program aktif)
20.  Tombol ALT + ENTER (Menampilkan properti dari objek yang dipilih)
21.  Tombol ALT + Spacebar (Buka menu shortcut untuk jendela aktif)
22.  Tombol CTRL + F4 (Close dokumen aktif dalam program-program yang memungkinkan Anda untuk memiliki beberapa dokumen yang terbuka secara bersamaan)
23.  Tombol SHIFT + F10 (Menampilkan menu shortcut untuk item yang dipilih)
24.  Tombol ALT + Spacebar (Menampilkan menu Sistem untuk jendela aktif)
25.  Tombol CTRL + ESC (Menampilkan menu Start)
26.  Tombol ALT + huruf digarisbawahi dalam nama menu (Menampilkan menu yang sesuai)
27.  Tombol F10 key (Mengaktifkan menu bar dalam program aktif)
28.  Tombol RIGHT ARROW (Buka menu berikutnya ke kanan, atau membuka submenu)
29.  Tombol LEFT ARROW (Buka menu sebelah kiri, atau menutup submenu)
30.  Tombol F5 key (Update jendela aktif)
31.  Tombol BACKSPACE (View the folder one level up in My Computer atau Windows Explorer)
32.  Tombol ESC (Membatalkan tugas sekarang)
33.  Tombol SHIFT ketika Anda memasukkan CD-ROM ke dalam CD-ROM (Mencegah CD-ROM secara otomatis bermain)
34.  Tombol CTRL + SHIFT + ESC (Membuka Task Manager)
35.  Tombol PRT SCRN (Menyalin tampilan desktop ke clipboard)
36.  Tombol ALT+PRT SCRN (Menyalin tampilan jendela aktif ke clipboard)
37.  Tombol Windows Logo (Menampilkan atau menyembunyikan menu di Start)
38.  Tombol Windows Logo + M (Windows Logo + BREAK (Menampilkan kotak dialog System Properties)
39.  Tombol Windows Logo Meminimalkan semua jendela)
40.  Tombol Windows Logo + SHIFT + M (Memulihkan jendela yang diminimalkan)
41.  Tombol Windows Logo + E (Membuka My Computer)
42.  Tombol Windows Logo + F (Membuka jendela pencari file dan folder)
43.  Tombol CTRL + Windows Logo + F (Search for komputer)
44.  Tombol Windows Logo + F1 (Menampilkan Windows Help)
      45.  Tombol Windows Logo + L (Mengunci keyboard